Senin, 21 November 2011

FOTO: Emas untuk Malaysia


Gol terakhir yang dieksekusi Kapten Malaysia Bakhtiar Baddrol berlangsung dramatis.

WorldNews - Tim nasional sepakbola Indonesia ditekuk Malaysia dalam ajang SEA Games dengan drama adu penalti 3-4. Emas gagal direbut Indonesia dari juara bertahan tim Harimau Malaya.

Dari lima eksekutor penalti timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin 21 November 2011 semalam, hanya tiga yang sukses menggetarkan jala Fahmi Che Mat. Mereka adalah Titus Bonai, Egi Melgiansyah, dan Abdul Rahman. Dua penendang lainnya, Ferdinand Sinaga dan Gunawan Dwi Cahyo, gagal.

Malaysia lebih baik. Dari lima algojonya, hanya Saarani Ahmad yang tak berhasil menjaringkan bola. Empat lainnya, yakni Jasuli Mahali, Mohd Otman Fandi, Mohd Shas Mohamad, dan Bakhtiar Baddrol, berhasil menaklukkan Kurnia Meiga.

Gol terakhir yang dieksekusi Kapten Malaysia Bakhtiar Baddrol berlangsung dramatis.Tendangan Baddrol nyaris ditangkal Kurnia. Tapi sayang sejuta sayang, sempat dihadang kaki Kurnia, bola masih melaju deras ke dalam gawang.

Malaysia pun bersorak. Indonesia tertunduk.

Jumat, 18 November 2011

Beli Ratusan Boeing, Parkirnya di Mana?


Industri penerbangan harusnya satu kesatuan mulai infrastruktur, pesawat, hingga SDM.

WorldNews - Pengamat penerbangan Chappy Hakim menyesalkan pemborongan ratusan pesawat Boeing oleh Lion Air. Pasalnya Indonesia saat ini justru membutuhkan pesawat-pesawat kecil yang bisa dilalui antarpulau.

Dalam perbincangan dengan VIVAnews.com,Chappy mengatakan, sebagian besar bandara di Indonesia hanya bisa dilalui pesawat-pesawat perintis, bukan pesawat besar seperti Boeing 737 yang membutuhkan landasan 2.000 - 2.500 meter. "Bandara di Indonesia yang memiliki landasan sepanjang ini hanya 6-7 bandara saja," katanya.

Cappy mengatakan, pemborongan pesawat ini bukan salah Lion, melainkan pemerintah yang tak bisa berperan sebagai regulator penerbangan. Menurut dia, penerbangan seharusnya merupakan sistem terpadu, mulai dari infrastruktur seperti airport, jenis peswat, alat navigasi, Air Traffick Control (ATC), hingga pendidikan sumberdaya manusia.

"Karena itu, pemerintah tak bisa membiarkan swasta asal beli pesawat," katanya. "Kalau mereka beli terus, infrastrukturnya tidak ada, lalu pesawatnya mau diparkir di mana?"

Mengenai pengawasan ini, dia mengaku tak tahu lembaga apa yang yang seharusnya membuat cetak biru penerbangan nasional. Apakah Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional (Depanri), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), atau Kementerian Perhubungan. "Semua tak jelas," katanya.
Sebelumnya, Lion Air secara mengejutkan membuat kesepakatan dengan Boeing untuk membeli 230 pesawat senilai Rp195 triliun. Pesawat itu terdiri atas 201 jenis 737 Maxz dan 29 next generation 737-900 ERs yang akan dikirim mulai 2017 hingga 2025.

Lion sendiri telah memesan pesawat Boeing sebanyak 178 pesawat sejak 2007-2017, sehingga total yang akan dimiliki Lion hingga 2025 sebanyak 408 pesawat Boeing. (sj)

Bencana Kawah Api di Kota Pennsylvania, Amerika

WorldNews - Sudah seperti tanda kiamat saja ketika jalan dikota Pennsylvania, Amerika, terbuka lebar dan di dalamnya adalah kawah api, seorang anak kecil yang hampir menjadi korban terjatuh ke dalamnya.

Centralia, Pennsylvania, sebuah kebakaran kecil tidak terduga ternyata merembet menjadi sebuah kebakaran yang luar biasa besar yang konon tidak akan pernah padam sampai ratusan tahun lamanya.

Kejadian tersebut berawal dari kebakaran sampah yang dilakukan di bulan Mei 1962 dimana Dewan Borough Centralia mempekerjakan lima anggota pemadam sukarela membersihkan tempat pembuangan sampah kota, yang terletak di tambang tua sebelah Pemakaman Odd Fellows.

Hanya karena berawal dari kecerobohan, kota ini harus menderita besar dan menjadi seperti pintu neraka bagi penduduknya yang tinggal di kota tersebut.
Sampah-sampah ditempat pembuangan sampah tersebut dibakar dan dibiarkan untuk sementara waktu lalu datanglah lima orang sukarelawan tersebut untuk memadamkannya.

Akan tetapi ternyata pada saat dilakukan pemadaman, masih tersisa percikan api di bagian bawah dari tumpukan sampah tersebut yang tidak diketahui sehingga percikan api tersebut terus membakar dan menyebar melalui sebuah lubang yang menuju tambang batubara yang ditinggalkan di bawah Centralia dan terjadilah kebakaran besar.
Segala cara memadamkan api tidak berhasil, dan api itu terus membakar sepanjang tahun 1960-an dan 1970-an. Asap tebal dari kebakaran tersebut memberikan dampak buruk terhadap penduduk karena karbon monoksida yang dihasilkan.


Pada tahun 1979, penduduk lokal mulai heboh dan kekhawatiran meningkat pesat setelah seorang pemilik pom bensin memasukkan tongkat ke salah satu tangki minyak bawah tanah untuk mengecek tinggi bahan bakar.

Pada saat pemilik tersebut melakukan pengecekan, dirinya merasakan kepanasan yang luar biasa. Lalu dirinya pun memasukkan termometer untuk mengukur panas tersebut dan ternyata mereka dikagetkan dengan suhunya yang mencapai 172 derajat Fahrenheit (77.8 C).
Perhatian negara bagian terhadap kebakaran pun langsung meningkat ditambah dengan kejadian pada tahun 1981 saat seorang anak berusia 12 tahun Todd Domboski jatuh ke lubang selebar 4 kaki dan sedalam 150 kaki (45 meter) yang tiba-tiba terbuka di bawah kakinya seolah-olah bumi terbelah dan kiamat sudah dekat

Beruntung anak kecil tersebut tertolong oleh saudara tertuanya yang berhasil menariknya dari mulut lubang sebelum ia terperosok ke dalam. Insiden ini membawa perhatian berkapasitas nasional dimana seluruh negara bagian Amerika menaruh perhatian terhadap Centralia.

Sebuah grup investigator, termasuk seorang dewan negara bagian, seorang senator negara bagian, dan seorang direktur keamanan pun melakukan kunjungan menuju rumah Domboski ketika insiden tersebut terjadi.


Berdasarkan insiden tersebut, pemerintahan setempat menyadari akan bahaya besar yang menanti penduduk nya. Maka pada tahun 1984, kongres pun menyiapkan dana jutaan dolar untuk relokasi semua penduduk kota tersebut.

Kebanyakan penduduk menerima penawaran ganti rugi dan pindah ke kota Mount Carmel dan Ashland. Rumah-rumah mereka pun ditinggalkan terbengkalai karena sudah tidak mungkin bisa laku dijual lagi. Biarpun mereka pasang tanda rumah dijual, diyakini tidak akan ada yang mau membelinya

Sekarang kota Centralia sudah ditinggalkan oleh penduduknya dan menjadi kota mati yang kosong. Akan tetapi api masih saja menyala di bawah kota tersebut dan menurut kabar, batubara yang dikandung dibawah lokasi tersebut sangat besar hingga diperkiran mampu untuk memberi makan sang api sampai 250 tahun lamanya.

Wah, benar-benar mengerikan ya. Bayangkan kalau bumi tempat kita berpijak tiba-tiba terbuka dan kita jatuh terperosok di dalamnya. Sudah benar-benar seperti kiamat saja.

Mobil Victoria Beckham Dirilis di Indonesia


Ranger Rover Evoque menawarkan desain yang eksklusif.

WorldNews - PT Java Motors sebagai agen tunggal pemegang merek mobil mewah asal Inggris, Range Rover meluncurkan varian terbarunya, yaitu Range Rover Evoque, yang merupakan kendaraan Compact SUV di kalangan mobil premium Tanah Air.

Ranger Rover Evoque menawarkan desain yang eksklusif, dinamis, modern, dan sporty. Mobil ini hadir dengan due tipe pilihan. Tiga pintu (coupe)dan lima pintu dengan tiga tema desain yang berbeda, yakni pure, prestige, dan dinamic.

Mobil yang menggunakan Victoria Beckham sebagai Brand Ambassador itu, mengusung mesin berkapasitas 2.000 cc untuk tipe bensin, dan 2.200 cc untuk tipe diesel. Keduanya sudah dilengkapi dengan powertrains. Mesin 4 silindernya dapat menyemburkan 240 PS dan mampu mencapai 100 km/jam hanya dalam waktu 7,1 detik.

Tidak hanya itu, Ranger Rover Evoque juga dipersenjati power steering elektrik serta suspensi dengan kemampuan adaptasi dinamis yang menggunakan peredam Magneride, dan Terrain Response System.

Berbicara mengenai faktor keselamatan, struktur badan mobil memang dikembangkan dengan teknologi canggih. Meskipun menggunakan material padat, body mobil ini mudah diperbaiki walaupun terjadi berbenturan keras.

Tidak ketinggalan, fitur keselamatan lainnya seperti sistem kantong udara (airbag) yang terdapat di bagian supir, penumpang hingga di bagian samping, lutut, tirai, dan dada.

Walaupun memiliki model yang lebih kecil dan ringan, kemampuannya untuk menjelajah segala medan tidak perlu diragukan lagi.

"Sama halnya dengan varian Land Rover lainnya, Range Rover Evoque juga telah melalui berbagai tes di lebih 20 negara, meliputi tes iklim es serta tes di berbagai tipe jalanan," kata Marketing dan Planning Manager Land Rover Indonesia, Azril E Siregar saat peluncuran Range Rover Evoque di Plaza Senayan, Jumat malam 17 Agustus 2011.

Range Rover Evoque tiga pintu (coupe) dan lima pintu bermesin bensin dibanderol dengan harga Rp 1,41 miliar (on the road). Sedangkan untuk tipe dieselnya dibanderol Rp1,39 miliar(on the road).

Sebagai dealer resmi, Java Motors juga akan menawarkan pelayanan khusus bagi seluruh pemilik varian Range Rover yang bersertifikat Exclusive Maintenance Package (EMP), untuk mendapatkan layanan bebas biaya perawatan dan perbaikan selama tiga tahun atau 70.000 km sejak tanggal serah terima. (art)

2012, Maskapai Sediakan Wifi di Penerbangan


Seluruh pesawat United Continental akan dilengkapi dengan teknologi satelit berbasis Wifi.

WorldNews - Banyak penumpang pesawat yang mencari cara melewatkan waktu saat terbang melintas antar negara, baik dengan membaca atau menonton film. Tapi, kini, di pesawat milik United Continental, terdapat rencana mengaktifkan Wifi, sehingga penumpang bisa menghabiskan waktu terbang dengan berinternet.

Pemegang saham United Continental mengumumkan sebuah kemitraan dengan perusahaan Avionik Panasonic untuk memberikan akses Wifi kepada penumpang selama penerbangan. Layanan ini terdapat di lebih dari 300 penerbangan.

Hal itu akan dimulai pada pertengahan 2012. Pada akhir 2015, seluruh armada pesawat akan dilengkapi dengan teknologi satelit berbasis Wifi.

Teknologi tersebut yaitu Panasonic Ku, sebuah teknologi satelit yang menawarkan kecepatan yang lebih baik dibandingkan koneksi dari daratan, dengan layanan Gogo Inflight Internet. Beberapa perusahaan yang menggunakan layanan Gogo ini yakni US Airways, American Airlines, Delta, AirTrans, dan Virgin America.

Dengan kecepatan tinggi, United Continental merencanakan wireless streaming dari konten video. Sementara itu, maskapai penerbangan dapat mengarahkan penumpang untuk menonton pilihan hiburan selama penerbangan dengan koneksi Wifi, seperti melalui layanan streaming Netflix atau Hulu Plus dalam sebuah tablet, smartphone atau laptop komputer.

Sistem Panasonic akan diinstal dalam Boeing 747, 757, 767, 777, dan 787 layaknya pesawat Airbus 319 dan 320. Pengumuman ini sementara hanya di seluruh armada penerbangan di dua perusahaan.

Continental Airlines sebelumnya mengumumkan bahwa pada awal Januari 2012, 200 pesawatnya saat ini dilengkapi degan akses TV langsung dengan upgrade Wifi.

Pemegang saham United Continental belum memberikan informasi harga layanan Wifi tersebut. Biaya layanan Wifi dalam penerbangan biasanya sekitar US$10 sampai US$50 untuk akses laptop, dan US$5 sampai US$20 untuk akses dalam smartphone.

JetBlue merupakan salah satu maskapai yang menawarkan gratis akses Wifi, yang terbatas untuk instant messaging, email, dan browsing website.
Sedangkan Southwest tidak memberikan akses internet penuh dalam penerbangan, hanya Wifi pesawat boleh untuk koneksi portal games, belanja dan alat status penerbangan.
Merupakan sebuah kejutan saat banyak maskapai tidak memberikan layanan Wifi gratis untuk menarik banyak penumpang dan mengisi kursi yang kosong. (Sumber: Digital Trends)

Lion Air Ekspansi, Garuda Tersaingi?


Lion sendiri telah memesan pesawat Boeing sebanyak 178 pesawat sejak 2007-2017..

WorldNews - Lion Air secara mengejutkan membuat kesepakatan dengan Boeing untuk membeli 230 pesawat senilai Rp195 triliun. Pesawat itu terdiri atas 201 jenis 737 Maxz dan 29 next generation 737-900 ERs yang akan datang mulai 2017 hingga 2025.

Lion sendiri telah memesan pesawat Boeing sebanyak 178 pesawat sejak 2007-2017, sehingga total yang akan dimiliki Lion hingga 2025 sebanyak 408 pesawat Boeing. Jumlah ini melebihi pesawat yang dimiliki maskapai terbesar saat ini, Garuda Indonesia. Apakah langkah Lion Air ini dapat menggeser posisi Garuda?

Direktur Keuangan Garuda Indonesia, Elisa Lumbantoruan, menilai langkah Lion Air adalah positif. Menurut dia, upaya penambahan armada seharusnya diikuti oleh maskapai penerbangan lainnya. Hal ini menyangkut pelaksanaan Open Sky pada 2015. Garuda merasa langkah Lion itu tidak membuat maskapai pelat merah itu merasa tersaingi.

“Tidak, itu bukan saingan. Kami melihat langkah Lion Air adalah kebijakan yang positif, karena ini kan rencana jangka panjang,” kata Eliza saat dihubungi VIVAnews.com di Jakarta, Jumat 18 November 2011.

Menurut Elisa, langkah Lion Air untuk menambah jumlah armadanya seharusnya diikuti oleh maskapai penerbangan lain. Hal ini penting untuk menghadapi Open Sky tahun 2015.

“Sebenarnya saya setuju dengan Direktur Utama Lion Air, Rusdi Kirana, bahwa ke depan kita harus menjadi tuan rumah dan bisa bersaing dengan negara tetangga dalam hal Open Sky,” ujarnya.

Dengan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, lanjut Elisa, maka kita akan menguasi pasar Indonesia. Namun, semua ini juga diperlukan dukungan dan kerja sama dari pemerintah. Ini menyangkut infrastruktur, fasilitas, dan regulasi.

Untuk menghadapi Open Sky, Garuda memiliki program pengembangan dan revitalisasi bernama 'Quantum Leap'. Hingga 2015, Garuda Indonesia merencanakan untuk menambah armada dari yang saat ini sebanyak 89 pesawat menjadi 154 pesawat yang terdiri atas B737-800NG untuk domestik dan regional, A330-300/200 untuk jarak menengah dan sedang, serta B777-300ER untuk jarak jauh (longhaul) dengan rata–rata usia pesawat lima tahun.

“Garuda memiliki program pengembangan dan revatalisasi armada bernama Quantum Leap dan dengan program itu direncanakan menambah jumlah pesawat menjadi 154 pesawat dan 50 pesawat Citilink,” jelas Elisa. (art)

Sampah Angkasa Diprediksi Jatuh di Papua, RI Esok


LAPAN memprediksi sampah antariksa milik Perancis ini jatuh di lautan.

WorldNews - Saat ini, ahli astronomi masih sibuk memprediksi jatuhnya satelit milik Jerman, ROSAT (the Roentgen SATtelite). Namun, ternyata ada sampah antariksa lain yang diprediksi jatuh ke bumi lebih dahulu ketimbang ROSAT, bahkan bisa jadi jatuh di wilayah Indonesia. 

Deputi Sains, Pengkajian, dan Informasi Kedirgantaraan LAPAN, Thomas Djamaluddin, menyebut, sampah antariksa yang memiliki potensi jatuh di wilayah Indonesia adalah SPELDA. Sampah ini merupakan dudukan satelit di bekas roket Ariane milik Perancis.

"Perkiraannya selalu berubah. Tapi perkiraan terakhir SPELDA jatuh besok, sekitar pukul 09.00. Jatuhnya diduga di dekat Papua," kata Thomas Djamaluddin, Jumat, 21 Oktober 2011.

LAPAN juga memprediksi SPELDA akan jatuh di sekitar lautan di wilayah Pasifik. "Secara umum, memang bahaya kalau sampah antariksa ini jatuh di pemukiman, tapi kami memprediksi di lautan," ucap Thomas.

Karena itu, Thomas melanjutkan, LAPAN terus melakukan pemantauan. "Terutama di saat-saat kritis. Ketika benda antariksa ada di ketinggian 200 kilometer dan mulai memasuki atmosfer padat," jelasnya.
Thomas menjelaskan, perhitungan prediksi jatuhnya sampah antariksa memang selalu berubah. Sebelumnya, SPELDA diprediksi jatuh hari ini di wilayah barat Indonesia. Namun, perkiraan jatuhnya kini semakin bergeser ke arah Timur. (eh)